Kompetisi WEB Kompas MuDA dan Pertamina | Jagalah Bumi-Mu dengan Meminimalisasi


Dekama94 Blog– Bumi kita memang semakin lama semakin terlihat seperti bola yang mengerut karena penghuninya kebanyakan tidak menjaga bumi ini dengan baik. Bumi yang merupakan satu-satunya planet yang bisa di huni oleh mahluk hidup ini kian lama menjadi sebuah ancaman bagi penghuninya, bagaimana tidak bencana terjadi dimana-mana, cuaca kian tidak menentu, yang terbaru adalah global warming. Manusia adalah salah satu faktor utama yang menjadi yang membuat bumi kita menjadi tidak aman untuk kita tinggali, manusia yang merupakan mahluk sempurna malah tidak bisa menjaga tempat tinggalnya (Bumi) menjadi tempat tinggal yang aman serta nyaman untuk di tinggali. Manusia di dunia ini seakan lupa dengan ancaman yang dapat terjadi dari bumi, manusia malah sibuk dengan berbagai aktivitas yang membuat bumi ini makin lama makin hancur. Lapisan ozon merupakan lapisan yang berada di atmosfer, yang berfungsi sebagai pelindung bumi dari sinar ultraviolet yang sangat bermanfaat bagi manusia malah kian lama semakin menipis karena ulah manusia itu sendiri yang tidak bisa manjaga bumi dengan sebaik-baiknya. Bagaimana jika hari ini saja, bumi sudah memberikan ancaman bagi kehidupan manusia, bagaimana nasib anak cucu kita beberapa tahun mendatang??



Memang pertanyaan itu sulit sekali untuk di jawab, karena memang manusia tidak akan bisa kembali ke masa lalu untuk memulai dengan tingkat kepedulian yang tinggi, yang bisa kita lakukan sekarang adalah meminimalisir segala sesuatu yang bisa membuat bumi ini menjadi rusak. Untuk itu, aku mengambil judul Jagalah Bumi-Mu dengan Meminimalisir pada Kompetisi WEB Kompas MuDA & Pertamina. Marilah kita semua bersama-sama meminimalisir dampak yang terjadi dan meminimalisir segala sesuatu yang bisa membuat bumi kita ini menjadi rusak. Mungkin yang menjadi pertanyaan bagi para pembaca yang membaca artikel ini, apa sajakah yang harus diminimalisir, bagaimana cara kita meminimalisir, atau manfaat apa yang kita dapat setelah melakukan minimalisasi?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, aku bakal mengupasnya dalam artikel ini, walaupun aku buka ahlinya tapi aku coba untuk mengalih-alihkannya. :p hahahha…

1. Meminimalisasi Penggunaan Listrik

Listrik merupakan salah satu kebutuhan paling penting yang banyak digunakan oleh manusia untuk menjalankan segala aktivitasnya. Walaupun listrik tidak mengeluarkan emisi karbon, namun pembangkit listrik PLN bahan bakar fosil salah penyumbang emisi terbanyak, polusi udara, hingga pencemaran laut dan pantai. Selain itu, listrik jika digunakan secara berlebihan, maka akan terjadi krisis dan kelangkaan listrik yang akan merugikan manusia. Untuk itu, marilah kita meminmalisir penggunaan listrik yang kita gunakan sehari-hari, matikan listrik jika tidak terlalu diperlukan. Selain bermanfaat bagi bumi, juga bermanfaat bagi manusia sebagai konsumen karena bisa menghemat biaya penggunaan listrik.

2. Meminimalisasi Penggunaan Plastik

Plastik memang sangat berguna bagi kehidupan manusia, plastik memberi kemudahan untuk kita membawa barang-barang belanjaan kita. Namun, plastik sangat berbahaya bagi manusia maupun bumi kita ini. Plastik dibuat dari Minyak bumi yang mana merupakan salah satu Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbarui sehingga sangat penting bagi manusia, jika digunakan secara terus menerus akan menjadi kelangkaan, jika minyak langka maka manusia di dunia ini akan sengsara. Plastik juga berdampak buruk bagi kerusakan laut karena sebagian besar sampah yang berada di laut adalah plastik. Lihatlah saja, dari timbunan plastik yang ada di TPA, material yang paling dominan adalah plastik, lihatlah juga di sungai-sungai, sampah-sampah yang mengalir di hilir sungai kebanyakan adalah plastik yang bisa membuat terjadinya bencana. Untuk itu, mari kita bersama-sama meminimalisir penggunaan plastik, dengan cara mendaur ulang kembali atau dengan cara lain. Dengan mendaur ulang kita bisa menjadikan plastik menjadi nilai barang lain yang berguna dan pastinya juga menghasilkan kertas yang bernominal sangat banyak serta menghambat terjadinya banjir.

3. Meminimalisasi Penggunaan Parfum

Parfum merupakan barang yang sangat di butuhkan manusia untuk sekedar memberi keharuman sesaat, mengapa sesaat karena hanya tahan beberapa jam saja. Parfum merupakan satu dari beberapa bahan yang yang mengandung CFC (ChloroFluoroCarbon). CFC yaitu zat yang merubah ozon menjadi oksigen. Jika tidak ada ozon maka sinar ultra violet yang masuk kebumi tidak dapat dicegah lagi. Untuk itu, mari kita minimalisir penggunaan parfum, lindungi Bumi kita dari ancaman menipisnya lapisan ozon. Lebih baik gunakan wangi-wangian herbal yang bisa tahan lama di bandingkan dengan parfum.

4. Meminimalisasi Penebangan Hutan Liar dan Tanamlah Sejuta Pohon untuk Bumi-Mu

Penebangan hutan secara liar memang menjadi masalah bagi kita warga Indonesia, wilayah Kalimantan yang banyak dengan hutan-hutan yang sangat luas, menjadi sasaran empuk bagi para oknum ilegal loging yang membuat hutan kita semakin berkurang dan menjadi ancaman bencana alam serta mengurangi pendapatan pemerintah. Untuk menanggulangi hal tersebut, marilah kita bersama-sama menanam sejuta pohon untuk bumi kita yang kini sedang perlu bantuan kita untuk memperbaiki alam. Jika banyak hutan yang semakin hijau, pastinya kita juga yang akan merasa senang, begitu juga dengan bumi kita.

5. Meminimalisasi Penggunaan Kendaraan Pribadi dan Gunakan Penggunaan Kendaraan Umum

Setiap tahunnya volume kendaraan pribadi di kota-kota besar memang semakin meningkat, meningkatnya volume mobil dan sepeda motor memang menjadi masalah baru untuk kota-kota besar. Dampak negatifnya adalah semakin menambahnya kemacetan yang ada di jalan-jalan besar, peningkatan angka pelanggaran berlalu lintas, serta yang paling penting adalah semakin menambahnya polusi udara di bumi kita ini. Untuk meminimalisir dampak yang ada maka kita sebaiknya memanfaatkan penggunaan fasilitas kendaraan umum, di Jepang misalnya kebanyakan para penduduknya kebanyakan menggunakan fasilitas kendaraan umum dibandingkan dengan menggunakan kendaraan pribadi malah mereka memproduksi kendaraan pribadi yang banyak di pasarkan di Indonesia. Untuk itu, marilah kita berusaha menggunakan penggunaan kendaraan umum di bandingkan menggunakan kendaraan pribadi.

6. Meminimalisasi Pembangunan di Kota-Kota Besar yang Tak Berwawasan Lingkungan

Pembangunan memang sangat penting, mengingat negara kita ini memang merupakan negara berkembang, namun alangkah baiknya jika pembangunan juga harus seimbang dengan lingkungan yang ada. Pembangunan saat ini memang tidak memikirkan lingkungan, lihatlah saja ladang hijau saat ini semakin berkurang di kota-kota besar, kota-kota besar malah dominan dengan gedung-gedung yang menjulang tinggi serta banyak ruko-ruko. Ini membuat bumi kita semakin panas karena tidak ada lagi ladang hijau yang berguna untuk menghisap Co2. Untuk itu, marilah kita berusaha untuk mengkritik usaha pemerintah jika ada pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan.

7. Meminimalisasi Segala Sesuatu yang Mengakibatkan Bumi Kita Menjadi Rusak, dan Lakukan Kegiatan yang Berguna Bagi Bumi Kita.

Ayo kita semua minimalisir segala sesuatu yang mengakibatkan bumi kita ini menjadi rusak, semakin rusak bumi kita semakin kita terancam dengan Bumi kita sendiri. Mulailah untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang berguna bagi bumin kita, karena bumi kita adalah tempat tinggal kita. Cobalah untuk melakukan kegiatan-kegiatan seperti mengikuti Car Free Day, Gowes bersama teman-teman, buang sampah pada tempatnya, penghijauan, dan lain sebagainya.

Kita memang tidak bisa mengembalikan bumi seperti dahulu lagi, karena bumi kita terlanjur rusak dan dapat membahayakan para penghuninya, namun demi bumi kita menjadi lebih baik marilah kita bersama-sama untuk meminimalisir segala sesuatu yang mengakibatkan bumi kita ini menjadi rusak, semakin rusak bumi kita semakin terancam juga nasib kita sendiri. Mulailah untuk melakukan segala sesuatu yang bermanfaat bagi bumi kita.

Meminimalisasi lebih baik daripada merusak, kita tidak bisa memperbaiki melainkan Meminimalisasi

Bagi para mudaers dan sobat bumi, mari kita bersama-sama melakukan hal-hal yang berguna bagi bumi kita, sehingga bumi kita tidak lagi menjadi ancaman bagi kita penghuninya. Bumi rumah kita, bumi tempat kita dilahirkan, dan bumi juga tempat kita mengakhiri hidup.

Kompetisi Web Kompas MuDA dan Pertamina.

About Dimas Eka Pratama

Mahasiswa tingkat akhir. Memiliki passion di dunia entrepreneurship dan marketing. Suka travelling dan blogging. Sering nulis artikel juga di http://www.blog.dimasekapratama.xyz

Posted on Februari 17, 2012, in Artikel, Opini Penulis and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Hei! Salam kenal yaaa..?!! Nice one!
    Main juga ke web kami ya di: http://investo.4presentation.net/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: