Macam-Macam Jomblo


Dekama94 Blog Jomblo merupakan sebutan bagi para lelaki atau perempuan yang tidak mempunyai pasangan atau sedang dalam proses pencarian pasangan. Masa-masa remaja merupakan masa yang tepat bagi semua orang untuk memulai tertarik oleh sesama jenis dan mencoba untuk serius dalam menjalani hubungan, namun ada juga yang memilih jomblo karena beberapa faktor.



Menurut pendapat dari admin Dekama94 Blog macam-macam jomblo dibedakan menjadi 2, yakni jomblo normal dan jomblo tidak normal

1. Jomblo Normal
Jomblo normal merupakan sebutan bagi para jomblowan yang mempunyai niat untuk secepatnya mendapatkan pasangan untuk mengisi kekosangannya, atau kata lain jomblowan tersebut dalam proses pencarian. Sebagian orang yang merasa menjadi jomblo normal meluangkan waktunya untuk nongkrong di berbagai tempat keramain di dunia nyata maupun di dunia maya. Mereka berusaha untuk mendapatkan seorang pasangan yang sesuai dengan kriterianya melalui sebuah perkenalan yang sangat gombal sekali. Usaha tersebut merupakan suatu usaha untuk keluar dari sebutan jomblonya, jika hubungan mereka putus yang namanya jomblo normal pasti kembali mencari seorang pasangan kemnbali.

2. Jomblo Tidak Normal

Beda dengan Jomblo Normal, jomblo dengan sebutan jomblo tidak normal ini cenderung tidak mau kenal dengan yang namanya “percintaan”. Hal itu lumrah, karena mereka mempunyai pandangan bahwa ada kesibukan lain yang lebih penting daripada sibuk dengan percintaan. Mereka beranggapan jika pada waktunya kelak, mereka akan mendapatkan jodoh sehingga masa-masa remajanya di lewati dengan pengalaman bercinta. Kebanyakan para jomblowan tak normal ini banyak menghabiskan waktunya di warnet ataupun di rumah, kebanyakan dari mereka memainkan game-game online untuk melupakan atau tak memikirkan masalah percintaa. Akun facebook yang banyak di gunakan seseorang untuk berinteraksi dan bersosialisasi ke lain orang pun tak pernah di gunakan ataupun di update oleh para pemilik akun facebook yang bersifat jomblo tidak normal ini. Handphone yang merupakan mediator dalam interaksi dengan sesama pun kebanyakan ngganggur, tidak pernah aktif, dan juga tidak pernah punya pulsa.

Dari kedua macam jomblo tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa pemikiran orang tentang “percintaan” itu berbeda-beda dalam menanggapinya, ada yang pro dan ada juga yang kontra. Hal itu lumrah terjadi karena manusia tak memiliki otak yang sama, pikiran yang sama. So, kita harus sama-sama toleransi menanggapi perbedaan tersebut.

About Dimas Eka Pratama

Mahasiswa tingkat akhir. Memiliki passion di dunia entrepreneurship dan marketing. Suka travelling dan blogging. Sering nulis artikel juga di http://www.blog.dimasekapratama.xyz

Posted on Juni 3, 2011, in Opini Penulis and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: